Long-Life Learner | Engineering and Management Enthusiast

Coastal, Course, Engineering, Tutorial

Pemodelan Gelombang Menggunakan Delft3D

by Foundry Co from Pixabay

Sebelum melakukan tahap ini, perlu dibuat terlebih dahulu grid dan depth yang dapat dikunjungi di sini. Untuk pemodelan wave standalone, pemodelan gelombang yang dilakukan tidak memperhitungkan pengaruh arus. Langkah-langkah membuatan pemodelan gelombang pada aplikasi Delft3D adalah sebagai berikut (dalam hal ini saya menggunakan data tugas akhir saya yaitu Pantai Watunohu):

  1. Menentukan Boundaries

Gambar-1 Langkah-Langkah Membuka Wave Input

Pada tampilan awal Delft3D pilih Wave à Wave Input lalu akan muncul tampilan seperti Gambar 5.x. Pilih tombol Grids lalu import grid yang telah dibuat sebelumnya melalui tombol import. Selanjutnya menuju tab Bathymetry à select bathymetry data à open watunohu.dep yang sudah disimpan sebelumnya.

Gambar-2 Langkah-Langkah Memasukan Grid dan Depth

Kemudian pada Boundary, tambahkan (klik tombol add) kondisi batas untuk masing-masing kondisi. Lalu klik tombol edit conditions dan masukkan tiap nilainya berdasarkan perhitungan sebelumnya yaitu tinggi dan periode gelombang (dalam hal ini saya memasukan gelombang rencana 50 tahun untuk arah Barat Laut). Data tersebut digunakan sebagai kondisi batas. Terakhir, simpan file kemudian beri nama wave_tenggara.mdw. Lakukan hal yang sama untuk gelombang rencana dari arah lainnya.

Gambar-3 Input Boundary

  1. Menjalankan (Run) Wave Standalone

Kembali ke tampilan awal aplikasi Delft3D pilih wave à start à browser (file tenggara.mdw) à ok. Aplikasi Delft3D akan otomatis me-run dan hasil pemodelannya dapat dilihat pada halaman kerja QUICKPLOT.

Gambar-4 Memulai untuk me-Run Model Gelombang

Maka hasil run dapat dilihat melalui menu QUICKPLOT (lihat Gambar-4). lalu, open file hasil running sebelumnya (*.dat) dan pilih hisg wave height pada data field to plot yang dapat dilihat pada Gambar-5. setelah itu, klik tombol Quick View di bagian bawah untuk melihat hasil model gelombang.

Gambar-5 Tampilan Quickplot

Hasil model gelombang dapat dilihat dan dapat disimpan sebagaimana pada Gambar-6. Teman-teman dapat melakukan tahapan yang sama untuk setiap arah gelombang dengan menggunakan grid dan depth yang sama.

Gambar-7 Hasil Pemodelan Gelombang

Demikianlah tutorial Pemodelan Gelombang Menggunakan Delft3D. Semoga dapat menjadi insight baru dan bermanfaat buat teman-teman.

Leave a Reply