Long-Life Learner | Engineering and Management Enthusiast

Karangan Fiksi

Sekolahku: MA Persis Katapang

MTs-MA PERSIS KATAPANG | Photo by Iyan Gunawan

MA Persis Katapang merupakan sebuah sekolah lanjutan tingkat atas yang berlokasi di Desa Pangauban, Kecamatan Katapang Kabupaten Bandung. Sekolah ini didirikan pada tahun 1996 oleh para anggota Ormas Persatuan Islam (Persis) cabang Katapang. Banyak orang mengatakan bahwa sekolah ini adalah MA Plus dikarenakan sekolah ini tidak hanya menggunakan kurikulum KemenAg namun juga dilengkapi dengan pelajaran pesantren karena alasan yang pasti bahwa sekolah ini di bawah naungan Pesantren Persatuan Islam (PPI 60 Katapang).

Ada dari mereka para alumni muktahir yang menjuluki sekolah ini pesantren kontemporel atau modern karena komposisi muatan umumnya lebih mendominasi dibanding agamanya, ini terlihat dari komentar atau respon sebagian alumni dengan mengatakan bahwa “MA Persis Katapang yang sekarang lebih dominan pada umum” dalam artian sebagian mereka sedikit kecewa dengan MA Persis Katapang yang sekarang meskipun menurut saya pengalokasian mata pelajaran yang di pegang MA Persis Katapang saat ini sangat relevan dengan keadaan tuntutan zaman sehingga MA Persis Katapang yang sekarang bisa bersaing atau berkompetisi dengan MA lainnya bahkan SMA sekalipun.

Sekolah ini didominasi oleh para alumni Tsanawiyah (sekolah Depag sederajat dengan SMP) terutama Tsanawiyah yang berbasis pesantren. Sangat sedikit dari muridnya yang merupakan alumni SMP, hal ini dikarenakan beban pelajaran yang cukup banyak yang ditetapkan oleh MA Persis Katapang yaitu kurang lebih 30 pelajaran yang diantaranya pelajaran pesantren kurang lebih 10 mata pelajaran, 5 mata pelajaran mengenai Pendidikan Agama Islam (PAI) dan sisanya adalah pelajaran umum, sehingga pada umumnya hanya orang-orang yang terbiasa dengan beban pelajaran banyak lah yang masuk ke sekolah ini.

Sekolah ini memiliki dua jurusan yaitu jurusan IPA dan IPS, Jurusan IPS jauh lebih dulu ada di banding Jurusan IPA, Jurusan IPS sudah di rintis sejak sekolah ini di dirikan sedangkan jurusan IPA baru berjalan dua tahun ajaran. Komposisi murid yang jurusan IPS pun lebih banyak dari kelas IPA seperti halnya sekolah-sekolah lainnya. Jurusan IPS telah banyak melukiskan sejarah dan prestasi. Namun, untuk yang jurusan IPA sekolah ini baru memperoleh prestasi berupa kemenangan pada Kompetensi Sains Madrasah se-Kabupaten Bandung yaitu Juara ke-3 pada mata pelajaran Biologi dan Juara ke-1 pada mata pelajaran Matematika dan yang untuk juara ke-1 mewakili kabupaten di tingkat provinsi.

Sekolah ini memiliki dua kampus dengan jarak antara kampus satu dengan kedua  berjarak sekitar setengah kilometer. Kampus yang ke-1 dihuni oleh para siswa kelas sepuluh dan sebelas baik IPA maupun IPS dan merupakan pusat kegiatan sekolah, eskul, maupun RG-UG (OSIS). Sedangkan kampus yang ke-2 dihuni oleh kelas dua dua belas dan kampus ini juga merupakan tempat yang biasa digunakan oleh para siswa MA Persis Katapang untuk berolahraga.

Sekolah ini memiliki citra yang bermacam-macam dari muridnya, namun citra yang paling sering saya dengar adalah citra sebagai sekolah yang jadwalnya penuh dan banyak tugas khususnya di kelas sepuluh dan sebelas. Karena memang kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah ini dari pukul 06.45 sampai dengan pukul 14.30 kecuali hari Ahad yang KBM dari pukul 06.45 sampai dengan 12.35. hal ini mungkin kurang menimbulkan kesan menyenankan di sebagian siswa. Namun, bagi saya beban berat seperti inilah yang membuat saya tetap bertahan di sekolah ini. Karena jujur saja, pada awalnya saya tidak berniat sekolah di sini namun setelah menjalani ternyata beban tugas yang diberikan sekolah ini standar sekolah yang unggulan atau favorit.

Unggulan dan favorit dengan aspek penilaian bahwa guru yang selalu datang tepat waktu dan sagat jarang sekali ada yang absen. Namun sayang semakin kesini lebih tepatnya kelas XII setiap minggunya ada aja ketidak hadiran guru ketika KBM. Meskipun demikian, herannya saat ini saya senang ketika tidak ada guru. Kok senang, karena disitu gunakan untuk refresing, main catur dengan teman bahkan kami pun pernah main gapleh haha, dan terkadang saya gunangan untuk prepare SBMPTN. Meskipun mungkin untuk sebagian mereka yang kurang suka belajar menjadi kesan baik.namun, untuk mereka yang semangat belajarhal itu menjadi kesan buruk bagi mereka.

Sekian deh.. Sebenarnya masih banyak hal yang ingin penulis ceritakan. Namun, karena saya mengerjakan tugas ini secara deadlinehehe. Sehingga hanya seadanya aja yang dapat saya buat.

——

Tulisan ini dibuat ketika masih sekolah di MA Persis Katapang yang merupakan tugas Bahasa Indonesia. Sekitar awal tahun 2014..

Sekarang sekolah ini beralih dari jurusan IPA-IPS menjadi Jurusan IPA-Keagamaan, dan barangkali terdapat perubahan suasana dengan yang saya ceritakan di atas

3 Comments

  1. sama dengan yang saya rasakan

  2. Enur Siti Nurjanah

    Senangnya dibilang guru yang datang selalu tepat waktu dan hampir tidak pernah absen. Sayangnya itu bukan Ibu yaa… haha

Leave a Reply